2024 Masih Sangat Lama, PDIP dan Gerindra Mulai Menyatukan Irama Genderang

Kasus PositifMeninggal DuniaSembuh
Indonesia5794930
Seluruh Dunia341,52614,74899,040
Data per 23 Maret 2020 pukul 15.45 WIB. Sumber: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, WHO.

2024 Masih Sangat Lama, PDIP dan Gerindra Mulai Menyatukan Irama Genderang

Partai Demokrat mengendus rencana membangun kekuatan politik besar antara PDIP serta Partai Gerindra. Perihal itu nampak dari pertarungan politik pemilihan Wagub DKI di DPRD Jakarta.

Politikus Demokrat Andi Arief menyayangkan perihal itu. Terlebih, membangun kekuatan itu di tengah Presiden Joko Widodo( Jokowi) yang pula kader PDIP masih berkuasa. Perihal tersebut dinilai tidak etis.

” Tahun 2024 masih lama. Tetapi PDIP serta Gerindra mengawali genderang bersatu dari saat ini. Itu perihal biasa, walaupun tidak elok Pak Jokowi kekuasaannya berumur muda di jabatan ke 2. Perang awal diawali pemilihan cawagub DKI. Tidak bisa jadi Demokrat menunjang koalisi Gerindra serta PDIP,” kata Andi kepada wartawan, Jumat( 28/ 2).

Sekali lagi, Andi menegaskan, Demokrat tidak terdapat ingin bergabung dengan koalisi Gerindra serta PDIP yang sudah mengawali membangun kekuatan dari saat ini. Sebabnya, Perihal itu menutup kesempatan Demokrat.

” Koalisi itu hendak menutup kesempatan Demokrat enggak bisa jadi kita dukung. Koalisi itu hendak jadi lawan permanen Demokrat hingga 2024,” tegas Andi.

Bagi Andi, Demokrat hendak menjegal jalur koalisi PDIP serta Gerindra. Salah satunya dengan membangun kekuatan politik dengan parpol lain pula.

” Hendak berkolaborasi dengan partai- partai lain di luar 2 partai itu,” tambah ia.

Dikenal, PDIP serta Gerindra memanglah nampak kian mesra. Perihal ini diawali semenjak Prabowo Subianto memutuskan bergabung dengan koalisi Jokowi- Maruf.

Kemesraan keduanya ditambah dengan persiapan Pilkada 2020. Di Depok misalnya, Gerindra serta PDIP putuskan berkoalisi, meninggalkan PKS yang incumbent. Pilkada Solo serta Medan, pula membuktikan gelagat Gerindra serta PDIP bakal bersatu. Kedua putra Jokowi, Gibran Rakabuming serta Bobby Nasution yang hendak maju sudah didukung informal oleh Geridra.

Ditambah lagi, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang sering kali menyapa serta meledek Ketum Gerindra Prabowo Subianto dalam tiap pidato yang dihadiri para ketum parpol ataupun menteri. Perihal ini menaikkan keakraban PDIP serta Gerindra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *