49 TKA China di Karantina Oleh Pemprov Sultra

Kasus PositifMeninggal DuniaSembuh
Indonesia5794930
Seluruh Dunia341,52614,74899,040
Data per 23 Maret 2020 pukul 15.45 WIB. Sumber: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, WHO.

49 TKA China di Karantina Oleh Pemprov Sultra

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengarantina 49 tenaga kerja asing( TKA) asal Cina di posisi pabrik tambang, di Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Juru bicara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara Syaifullah berkata karantina yang dicoba kepada 49 WN Cina itu bagaikan langkah prediksi penyebaran virus corona( Covid- 19).

” Dikarantina sepanjang 14 hari di Morosi. Ini prediksi penyebaran wabah corona di Sultra,” kata Syaifullah, Selasa( 17/ 3).

Proses karantina 49 WN Cina ini bekerja sama dengan Departemen Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara serta Direktur Bahteramas.

Syaifullah mengaku grupnya belum dapat memutuskan apakan hendak memulangkan puluhan WN Cina yang hendak jadi Tenaga Kerja Asing( TKA) di Indonesia ke negaranya.

” Saat ini ini pemerintah prediksi corona. Pemerintah Provinsi Sultra tidak gencarnya tindak lanjuti Kepres No 7 Tahun 2020,” tuturnya.

Walaupun demikian, kata Syaifullah, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi pula mengimbau kepada UPTD Lapangan terbang di Sulawesi Tenggara buat mengecek keadaan segala penumpang dengan thermo scener.

Laki- laki yang pula berprofesi Kepala Dinas Komunikasi serta Informatika Sulawesi Tenggara ini menarangkan bersumber pada Keputusan Presiden No 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penangan Corona Virus Disease 2019( COVID- 19), diputuskan WNA tidak boleh masuk Indonesia, tercantum Sulawesi Tenggara.

” Dihentikan sedangkan( kehadiran TKA) dalam rangka prediksi virus corona ini,” ujarya.

Tadinya, Kepala Kantor Daerah( Kanwil) Departemen Hukum serta HAM Sulawesi Tenggara Sofyan berkata 49 WN Cina datang di Lapangan terbang Haluoleo, Kendari, pada Minggu( 15/ 3) sekira jam 20. 00 Waktu indonesia tengah(WITA).

Sofyan berkata puluhan WN Cina itu ialah pekerja baru di PT Virtue Dragon Nickel Industry( VDNI). Statment Sofyan ini membantah klaim Kapolda Sulawesi Tenggara Brigadir Jenderal Merdisyam kalau 49 WN Cina itu cuma mengurus perpanjangan visa di Jakarta.

Kepala Bagian Humas serta Universal Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang berkata WN Cina tersebut datang di Kendari dalam rangka uji coba keahlian bekerja. Video kehadiran 49 WN Cina ini viral di media sosial.

Imigrasi membenarkan 49 WN Cina itu telah terlebih dulu menempuh karantina sepanjang 2 minggu kala singgah di Thailang. Tidak hanya itu, puluhan WN Cina tersebut pula melewati pengecekan di Kantpr Kesehatan Pelabuhan Lapangan terbang Internasional Soekarno- Hatta.

Puluhan WN Cina itu tiap- tiap berasal dari Provinsi Henan, Hebei, Jiangsu, Shaanxi, Jilin serta Anhui, Cina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *