Anies mengatakan bayangkan bila kami tak menghentikan reklamasi, 17 pulau akan terbangun

– Gubernur DKI di Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan dia masih menepati janji kampanyenya untuk mengakhiri pemulihan.

Ia mengatakan hal itu menyusul kesibukan penerbitan izin mendirikan bangunan (IMB) di pulau-pulau yang diperbaharui.

“Semua kebijakan yang kami adopsi konsisten dengan janji kami tentang (1) gangguan klaim dan (2) karena tanah yang telah dikembangkan digunakan untuk kepentingan publik. dan kami selalu memegang dan menepati janji itu, “kata Anies dalam sebuah pernyataan. Kamis (13/06/2019).

Menurut Anies, kegiatan perbaikan dihentikan oleh pencabutan izin restorasi. Tidak kurang dari 13 pulau pemulihan sekarang tidak dibangun.

“Bayangkan jika kita tidak menghentikan restorasi, maka 17 pulau akan dibangun, seukuran Kabupaten Sukabumi, di Teluk Jakarta,” katanya.

Menurut Anies, area penyelamatan pernah ditutup dan eksklusif.

Namun, di bawah arahannya, masyarakat bisa mengakses empat pulau yang sudah dibangun.

“Bahkan sekarang, kita akan memiliki pantai yang terbuka untuk umum yang dapat dinikmati oleh semua penduduk,” kata Anies.

Anies menegaskan membela prinsip keadilan dan pemerintahan yang baik.

Dia percaya pada upayanya untuk menghentikan pemulihan. Namun, penerbitan BIM untuk bangunan yang sudah dibangun dilakukan sesuai dengan janji.

“Dengan cara ini, kami percaya bahwa janji-janji itu dapat dijaga dengan baik dan menciptakan kepastian hukum bagi semua, kami ingin semua yang bekerja di Jakarta belajar dari kasus ini untuk selalu mengikuti semua prosedur dengan benar dan metodis”, dia menyatakan.

Sebelumnya, pemerintah provinsi DKI Jakarta mengeluarkan IMB untuk 932 bangunan di Pulau D setelah perbaikan di pantai utara Jakarta.

Di Pulau D, ada 932 bangunan yang terdiri dari 409 rumah tinggal dan 212 rumah perkantoran (rukan). Ada juga 311 rumah dan rumah yang belum selesai dibangun. Bangunan-bangunan ditutup oleh Anies pada awal Juni 2018 karena mereka tampaknya tidak memiliki IMB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *