Antisipasi Penembakan Seperti di Selandia Baru, Polisi Inggris Patroli ke Masjid

Polisi di Inggris melakukan patroli ke sejumlah masjid setelah adanya serangan teroris di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru pada Jumat (15/3) pagi waktu setempat.

Kepala Polisi Anti Terorisme Inggris mengatakan, para perwiranya akan berdiri bersama komunitas muslim dan saudara-saudara mereka di Christchurch.

“Hari ini kita akan meningkatkan patroli pengamanan di sekitar masjid dan meningkatkan keterlibatan dengan komunitas dari semua agama, memberikan saran tentang bagaimana cara melindungi diri sendiri,” kata asisten komisioner Ke polisian Metropolitan, Neil Basu, dilansir dari laman The Independent, Jumat (15/3).

“Kami berdiri bersama dengan komunitas Muslim kami dan semua yang syok dan ngeri dengan serangan teroris ini di Selandia Baru,” lanjutnya.

Polisi juga mengumumkan rencana berpatroli di masjid-masjid sekitar Birmingham pada Jumat pagi.

Asisten kepala polisi Polisi Midlands Barat, Matt Ward mengatakan tidak ada laporan intelijen yang menyatakan adanya ancaman yang meningkat di daerah itu. Kendati demikian patroli akan tetap dilakukan demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

Para petugas akan terlibat (dalam pengamanan) tempat ibadah utama hari ini untuk meyakinkan masyarakat setempat. Kami akan terus bekerja sama dan bersatu melawan mereka yang melakukan aksi kekerasan dan ekstremisme, yang mengintimidasi atau menyebabkan ketakutan,” jelasnya.

Pihak berwenang di Perancis dan negara-negara lain juga meningkatkan pengamanan di dekat tempat-tempat keagamaan setelah penembakan di dua masjid di Christchurch, yang menewaskan 49 orang.

Pria bersenjata itu menargetkan jemaah salat jumat dalam serangan teror, yang disiarkan langsung di Facebook setelah menerbitkan manifesto online yang berisi kecaman terhadap imigran dan muslim.

Basu mengatakan polisi anti-terorisme Inggris sedang memantau dan mencermati peristiwa di Selandia Baru. “Jaringan internasional pasukan anti terorisme Inggris kami siap mendukung rekan-rekan kami di Selandia Baru dalam menanggapi dan menyelidiki serangan mengerikan ini. Kami berdiri bersama dengan semua komunitas dan mitra kami di Inggris dan luar negeri, dan akan terus bekerja dengan mereka untuk melawan ancaman di mana pun,” tegasnya.

“Bersama dengan mitra intelijen kami, kami terus memantau beragam ancaman yang kami hadapi, termasuk ke dan di sekitar tempat-tempat ibadah dan komunitas tertentu di seluruh negeri, untuk memastikan kami memiliki langkah-langkah perlindungan keamanan yang paling tepat untuk menjaga keamanan warga,” pungkasnya.

Sumber: kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *