Bupati Muara Enim Terduga Menerima Suap Sebesar Rp800 Juta per Bulan

Bupati Muara Enim Terduga Menerima Suap Sebesar Rp800 Juta per Bulan

Bupati nonaktif Muara Enim, Sumatera Selatan, Ahmad Yani serta Pelaksana Tugas( Plt) Bupati Muara Enim Juarsah diucap menerima suap berbentuk duit entertain ataupun hiburan senilai Rp800 juta tiap bulannya dari pengusaha Robi Okta Fahlevi.

Perihal itu dibeberkan oleh Elfin Muchtar, Kepala Bidang Pembangunan Jalur Dinas Pekerjaan Universal serta Perumahan Rakyat( PUPR) Muara Enim, di Majelis hukum Tipikor Palembang, Selasa( 3/ 12).

Itu ialah persidangan lanjutan dugaan suap 16 proyek kenaikan serta revisi jalur tahun anggaran 2019 di Kabupaten Muara Enim dengan tersangka Direktur PT Indo Paser Beton Robi Okta Fahlevi. Elfin sendiri ialah terdakwa permasalahan suap tersebut tidak hanya Robi serta Yani.

Dalam sidang yang dipandu Hakim Pimpinan Bongbongan Silaban, Elfin menyebut terdapat permintaan dana operasional sebesar Rp100 juta per bulan kepada tersangka Robi lewat dirinya.

” Tiap bulan Rp100 juta. Buat bupati Rp75 juta, saDisebut ya kasih ke ajudan serta buat wakil bupati Rp25 juta langsung diberikan ke Juarsah,” ucap ia.

Tidak hanya itu, Elfin pula mengaku diperintahkan Ahmad Yani buat memohon duit entertain kepada Roby dengan total Rp800 juta.

” Itu seluruh di luar duit fee proyek. Jadi beda antara duit fee proyek serta duit operasional bupati serta wakil bupati, sama duit entertain beda,” kata ia.

Tidak hanya menerima suap dari Robi, Elfin juga menyebut Ahmad Yani yang dikala itu berprofesi bagaikan Bupati serta Juarsah yang berprofesi Wakil Bupati memperoleh suap dari kontraktor lain senilai Rp2, 5 miliyar.

” Terdapat dari kontraktor lain duit Rp2, 5 miliyar, buat bupati Rp1, 5 miliyar serta Rp1 miliyar buat Wabup,” kata ia.

Terpaut fee 16 paket proyek, Elfin meningkatkan Ahmad yani menerima suap berbentuk sebidang tanah senilai Rp1, 25 miliyar yang terletak di Kabupaten Muara Enim. Suap tersebut di luar fee Rp12, 9 miliyar dan satu unit mobil Lexus yang diterima Ahmad Yani.

Dalam persidangan tersebut, tidak hanya Elfin, saksi yang didatangkan yakni Pimpinan Pokja IV Dinas PUPR Muara Enim Ilham Sudiono, Kasubbag Keuangan PUPR Muara Enim Soriayama, Plt Kepala Bappeda Muara Enim Ramlan Suryadi, PNS di Kantor Bupati Muara Enim Rizal Umari alias Reza, serta honorer di dinas PUPR Agung Setiawan.

Sedangkan Bupati nonaktif Muara Enim Ahmad Yani, Plt Bupati Muara Enim Juarsah, dan Pimpinan DPRD Muara Enim Aries HB dijadwalkan jadi saksi persidangan pada jam 19. 00 Wib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *