Advertisement

Buwas Mengatakan Sabu 1 Ton Dari Kapal Sunrise Glory Kualitas Nomor 1

Detikmania,Jakarta – Badan Narkotika Nasional bareng TNI Angkatan Laut dan Bea Cukai sukses mengungkap penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 1,37 ton di perairan Batam, Kepulauan Riau. Barang haram itu* adalah*sabu kualitas nomor satu yang diproduksi di Myanmar.

“Ini kemasanya bertolak belakang dengan biasanya. Ini diproduksi di Myanmar. Kalau dulu dia melulu* kirim bahan baku ke China kemungkian kini* sudah dapat buat (sabu),” kata Kepala BNN Komjen Budi Waseso di gedung BNN Cawang, Jakarta Timur, Selasa (20/2/2018). AGEN BOLA

BNN menuliskan** sabu 1,37 ton ialah* jumlah yang paling* besar. Buwas mengklaim selama 5 juta masyarakat Indonesia terselamatkan dari ancaman narkoba melewati pengungkapan ini.

Buwas menegaskan pengungkapan ini adalah keberhasilan bangsa Indonesia. Dia menegaskan sinergitas antarlembaga ini bakal terus ditingkatkan.

“Harapan ke depan dengan sinergitas ini terus berkembang. Dengan ini anda kirim sinyal ke bandar narkotika di Indonesia kini* tidak melulu BNN dan Polri tapi kini* TNI ikut serta,” tutur BANDAR BOLA.

Buwas menuliskan menurut informasi mula sabu yang diangkut* kapal Sunrise Glory seberat 3 ton. Bagi itu, BNN, TNI AL dan Bea Cukai terus berupaya menggali tahu bisa jadi masih ada saldo* sabu yang belum terungkap.

“Ini juga informasi terdapat 3 ton (sabu) anda* cari sisanya kerjasama dengan TNI AL dan Bea Cukai untuk mencari* barang itu,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapal Sunrise Glory diciduk oleh KRI Sigurot-864 pada Rabu (7/2) di Perairan Selat Phillips. Kapal ini diciduk karena melintas diluar Traffic Separation Scheme (TSS) masuk perairan Indonesia dengan mengibarkan bendera Singapura, sampai-sampai pergerakannya mencurigakan.

Setelah ditangkap, kapal ini juga ditambatkan ke Dermaga Lanal Batam pada Kamis (8/2). Saat pengecekan yang dilaksanakan oleh kesebelasan dari BNN, Lantamal Batam dan Bea Cukai Pusat, ditemukan sabu sejumlah 41 karung beras dengan estimasi berat lebih dari 1000 kilogram. Sabu itu ditemukan salah satu tumpukan karung beras dalam palka bahan makanan. AGEN BOLA TERBESAR

Dalam pengungkapan tersebut* sebanyak 4 tersangka diciduk yakni Chen Chung Nan, Chen Chin Tun, Huang Chin Nan dan Hsien Lai Fu. Keempat terduga adalah*warga negara Taiwan.

Atas perbuatannya keempat tersangka dalam bahaya* Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman mati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *