Digusur di Era Ahok, Kampung Akuarium Kembali Dibangun 2020

Digusur di Era Ahok, Kampung Akuarium Kembali Dibangun 2020

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun beberapa hunian masyarakat di Kampung Aquarium, Jakarta Utara, mulai 2020 mendatang.

” Benar( hendak dibentuk). Jumlahnya 142 unit dalam wujud rumah lapis,” kata Kepala Bidang Pembangunan Perumahan Rakyat serta Kawasan Permukiman DKI Jakarta Triyanto dikala dikonfirmasi, Selasa( 8/ 10).

Kampung Aquarium diketahui bagaikan salah satu kawasan perkampungan kumuh di pesisir Jakarta. Kampung ini sempat digusur masa Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, pada April 2016. Pengganti Ahok, Anies Baswedan menolak penggusuran itu.

Triyanto menarangkan kalau rumah lapis yang dibentuk di Kampung Akuarium nanti sangat banyak terdiri 4 lantai. Rumahnya seluas 27 m persegi.

” Rumah lapis itu tingginya optimal 4 lantai,” kata Triyanto.

Triyanto berkata sesi pembangunan dikala ini merambah proses pelelangan Perinci Engineering Design( DED) ataupun lapisan rencana teknis.

Gubernur Anies lewat account Instagramnya mengantarkan konsep pembangunan permukiman yang sudah rampung.

” Hasil perencanaan kampung akuarium bersama masyarakat sudah tuntas. Apabila sahabat amati hasilnya di [email protected]_akuarium. Insyaallah pembangunan hendak kita mulai pada 2020 mendatang,” tulis Anies dalam [email protected]

Ditulis Anies kalau Kampung Akuarium hendak jadi kampung wisata bahari yang ramah area serta senantiasa menghormati web sejarah di dekat Pelabuhan Sunda Kelapa.

” Menghidupkan kembali salah satu spot wisata di utara Jakarta,” ucapnya.

Masyarakat Kampung Akuarium sendiri sudah menempuh jalan hukum semenjak digusur Ahok pada 2016 silam, masyarakat Kampung Akuarium sudah menempuh jalan hukum. Mereka mengajukan gugatan kelompok ke Majelis hukum Negara Jakarta Pusat pada Oktober 2016.

Masyarakat merasa keberatan dengan penggusuran sebab kompensasi berbentuk rumah susun yang dikasih pemprov DKI dikira tidak sebanding dengan kerugian yang ditanggung masyarakat. Tidak hanya itu, banyak masyarakat yang rata- rata menjabat bagaikan nelayan kehabisan mata pencaharian.

Pada 2018, gugatan itu dicabut. Nelson Simamora selaku anggota regu pengacara masyarakat Kampung Akuarium berkata grupnya mencabut gugatan sebab Anies sudah menghasilkan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No 878 Tahun 2018.

Keputusan itu ialah ketentuan soal gugus tugas penerapan penyusunan kampung serta warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *