Edhy Prabowo Akui Kerap Dipanggil Calon Menteri oleh Prabowo

Edhy Prabowo Akui Kerap Dipanggil Calon Menteri oleh Prabowo

Wakil Pimpinan Universal Partai Gerindra, Edhy Prabowo mengaku sering disapa dengan istilah calon menteri oleh Pimpinan Universal Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Bagi Edhy sapaan calon menteri dari Prabowo bukan perihal sungguh- sungguh, cuma candaan yang sering dilontarkan bila keduanya berjumpa.

” Oh, telah( pembicaraan jadi menteri) jika begitu ya, bercanda- bercanda, oh ini, oh ini, biasalah itu. Kita kan biasa,” kata Edhy ditemui di kediaman Prabowo yang berlokasi di Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis( 17/ 10) malam.

Candaan soal calon menteri ini diakui Edhy tidak cuma terlontar dari mulut Prabowo. Rekan- rekan sesama petinggi di Partai Gerindra pula kerap menyebutnya demikian. Misalnya, kata ia candaan itu sering di informasikan pula oleh Sandiaga Uno, Fadli Zon, sampai Arief Poyuono.

” Pak Sandi, udah mendahului ngomong, wah Pak Edhy Prabowo, Pak Fadli, Arief Puoyono, biasa bercanda itu,” kata ia.

Edhy kembali menegaskan soal calon menteri yang sering diucapkan oleh petinggi- petinggi di Partai Gerindra itu cuma candaan. Ia mengaku tidak sempat terdapat pembicaraan sungguh- sungguh terpaut sofa menteri yang disodorkan padanya buat menolong kabinet departemen di pemerintahan Joko Widodo- Maruf Amin.

Ia pula mengaku tidak ingin berandai- andai soal departemen yang sering berhubungan pada dirinya. Ia pula enggan menguak nama departemen tersebut.

” Belum formal dong, jika seluruhnya kan dalam batasan guyonan. Berseloroh. Iya kan aku tidak ingin ge- er,” kata ia.

Edhy melaporkan keputusan terpaut posisi menteri terdapat di tangan Jokowi selaku presiden terpilih. Yang berhak memastikan serta memandang siapa serta apa posisi yang pantas merupakan presiden mengingat kabinet menteri ditujukan menolong kerja presiden sepanjang 5 tahun memerintah.

” Lah ini kan namanya, saat ini penggunanya( Jokowi), apakah memakai siapa, kan dia lebih ketahui track record. Udahlah, nanti kita simaklah, tabah ya, kita bersabar. Aku enggak lezat,” kata ia.

Ia pula membenarkan sepanjang ini Gerindra tidak sempat menyodorkan satu juga nama buat menduduki sofa menteri kepada Jokowi. Bagaikan partai yang kalah di Pilpres, Edhy mafhum posisi Gerindra dikala ini.

” Sekali lagi kami pula enggak ingin ge- er, tidak ingin mendahului, kami ketahui posisi kami, Pak Prabowo aku percaya sangat ketahui letaknya serta dia senantiasa mengantarkan jika memanglah diajak di dalam siap. Kalaupun memanglah di luar pula tidak permasalahan,” kata ia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *