Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Ditahan Polisi Selama 30 Hari

Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Ditahan Polisi Selama 30 Hari

Cabang Investigasi Kriminal Polisi Khusus Kereta Api Bawah Tanah Jaya secara resmi menangkap Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua selama 30 hari ke depan dalam kasus video “Bau ikan asin”.

Sr Comr. Argo Yuwono, kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polisi Metropolitan Jaya, mengatakan penahanan itu terjadi setelah interogasi 24 jam.

“Mereka telah ditahan selama 30 hari ke depan,” kata Argo saat konfirmasi, Jumat (12 Juli).

Ketiganya ditahan di Pusat Penahanan Polisi Daerah Metro Jaya.

“Mereka saat ini dalam arah penahanan dan bukti dari Kepolisian Metropolitan,” katanya.

Kasus ini bermula dari sebuah laporan oleh artis Fairuz A. Rafiq terhadap Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua dalam kasus pencemaran nama baik yang dihasilkan dari unggahan ke akun YouTube. Dengan mengunduh video, ada frasa yang dianggap tidak pantas dan merugikan Fairuz.

Mereka terjebak. Pasal 27, paragraf 1, paragraf 3 Jo Pasal 45, paragraf 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE Act) dan Pasal 310, Pasal 311 KUHP, dapat dihukum lebih dari enam tahun penjara.

Penentuan ketiga tersangka tersebut didasarkan pada judul perkara yang dilakukan oleh kepala kepolisian daerah wilayah metropolitan Jaya, penyidik ​​Ditreskrimsus, Rabu (10/7) sekitar pukul 23.00 WIB.

Setiap tersangka memiliki peran yang berbeda. Pablo Benua adalah pemilik akun Youtube dengan nama resmi Rey Utami dan saluran Benua.

Sementara itu, istri Pablo, Rey Utami, memiliki akun email untuk membuat akun Youtube.

“(Pablo dan Rey) bersama dengan Galih melakukan wawancara, direkam, diedit dan diunduh secara sadar di saluran Youtube Rey Utami dan Continent Channel. Durasi video adalah 32 menit 6 detik,” kata Argo.

Sementara Galih dikenal berperan sebagai orang yang mengirimkan pernyataan yang melanggar imoralitas dan mencemarkan nama baik Fairuz.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *