Istana: Eselon III-IV Dihapus Buat Perpendek Ambil Keputusan

Istana: Eselon III-IV Dihapus Buat Perpendek Ambil Keputusan

Menteri Sekretaris Negeri Pratikno menarangkan iktikad Presiden RI Joko Widodo( Jokowi) yang mau menyederhanakan jumlah eselon pada periode keduanya, ialah dengan melenyapkan jabatan eselon III serta IV. Penghapusan jabatan eselon III serta IV itu, kata Pratikno, buat memangkas pengambilan keputusan serta kebijakan.

Pratikno berkata perampingan eselon ini bukan buat pengurangan pegawai di tiap lembaga. Juga demikian tidak terdapat hubungannya dengan peningkatan ataupun penyusutan pangkat.

” Jadi jika eselon dirampingkan idenya sama sekali enggak terdapat hubungannya dengan pengurangan pegawai,” kata Pratikno dilansir dalam saluran formal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis( 7/ 11).

” Sama sekali enggak terdapat hubungannya dengan peningkatan pangkat, ruang peningkatan pangkat jadi menurun. Terlebih ini penyusutan pemasukan, enggak sama sekali. Enggak terdapat urusannya dengan itu,” ucap Pratikno melanjutkan.

Pratikno berkata tujuan dari rencana Jokowi itu merupakan pemangkasan pengambilan keputusan di tiap- tiap lembaga. Baginya, Jokowi mau pengambilan keputusan diperpendek, yang tidak butuh hingga pejabat eselon III serta IV.

” Sebelumnya wajib melalui 4 rentang. Kan jika lapisan eselon banyak, nanti menteri perintah ke eselon satu, eselon satu perintah ke eselon 2, serta seterusnya. Ini rentangnya jadi besar sekali,” tuturnya.

” Oleh sebab itu, pengurangan eselon jadi isu utamanya merupakan pemendekan pengambilan keputusan,” kata Pratikno menarangkan.

Pratikno melanjutkan dikala jabatan eselon III serta IV menurun, di waktu yang bertepatan dibuka ruang selebar- lebarnya buat jabatan fungsional. Baginya, dalam jabatan fungsional nanti, staf, pegawai, PNS, P3K bakal ditugaskan cocok dengan kompetensi serta keahliannya.

Dia mencontohkan seseorang akuntan ataupun juru foto kala memperoleh promosi tidak butuh jadi pejabat struktural, namun jadi pejabat fungsional cocok keahliannya. Baginya, kebijakan perampingan eselon III serta IV ini sesungguhnya berikan ruang cocok kemampuan serta kurangi rentang pengambilan keputusan.

” Seorang hendak senantiasa berkarier naik ke atas lewat jabatan fungsional cocok keahliannya. Jadi itu argumennya,” ucap Pratikno.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *