Advertisement

Jadi Tersangka Korupsi, Bupati Lampung Selatan Tertunduk Malu

Detikmania,Jakarta – KPK menyangga Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan. Zainudin diputuskan sebagai tersangka permasalahan suap proyek infrastruktur.

Pantauan BANDAR BOLA di kantor KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (27/7/2018), Zainudin terbit* pada pukul 23.57 WIB. Adik Ketua MPR Zulkifli Hasan tersebut tertunduk ketika berjalan mengarah ke mobil tahanan KPK.

“Lagi lelah sekarang, ya,” ujarnya saat dimintai komentar berhubungan kasusnya.

Zaiunudin terbit dari gedung KPK mengenakan rompi tahanan KPK dan berpeci hitam. Sebelum keluar, Zainudin sempat terlihat berdekapan dengan dua perempuan yang sedang di dalam gedung KPK AGEN BOLA TERBESAR. Dia bercincang dengan dua perempuan berjilbab itu sekitar 1 jam.

Sebelum Zainudin keluar, Anjar Asmara, yang adalah*Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan, lebih dulu diangkut pergi dengan mobil tahanan KPK. Anjar pun tidak mengeluar sepatah kata pun.

Sebelumnya, terduga penyuap Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, Gilang Ramadan, lebih dulu terbit dari kantor KPK. Dia terbit pada pukul 22.58 WIB.

Pemilik CV 9 Naga itu melulu menyunggingkan senyum dan bungkam soal permasalahan yang menjeratnya. Dia lantas* bergegas mengarah ke mobil tahanan KPK.

Dalam permasalahan ini, Zainudin menemukan imbalan berupa AGEN BOLA fee proyek sebesar 10-17 persen di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan.

Zainudin menjadi terduga korupsi suap proyek infrastruktur ini, demikian pula Gilang Ramadan dari CV 9 Naga, Agus Bhakti Nugroho selaku anggota DPRD Provinsi Lampung, dan Anjar Asmara yang adalah*Kepala Dinas PUPR.

KPK menyelamatkan Rp 200 juta dari tangan Agus Bhakti Nugroho, yang diperkirakan* berasal dari pencairan duit muka empat proyek senilai Rp 2,8 miliar.

“Uang Rp 200 juta yang diselamatkan dari ABN diperkirakan bersangkutan unsur permintaan ZH untuk AA sebesar Rp 400 juta,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (27/7).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *