Kronologi Penembakan Kontraktor oleh Anak Bupati Majalengka

Kronologi Penembakan Kontraktor oleh Anak Bupati Majalengka

Polres Majalengka, Jawa Barat, menanggulangi permasalahan penganiayaan diiringi dengan penembakan terhadap seseorang pengusaha ataupun kontraktor yang diprediksi dicoba oleh anak bupati Majalengka.

Dikutip Antara, Wakapolres Majalengka Kompol Hidayatullah berkata polisi telah mengecek 6 saksi buat permasalahan penembakan terhadap seseorang kontraktor yang diprediksi dicoba anak bupati bernama Irfan Nuralam( 35) tersebut.

” Kami baru melaksanakan pengecekan terhadap 6 saksi,” kata Hidayatullah di Majalengka, Selasa( 12/ 11).

Tetapi, kata ia, Satreskrim Polres Majalengka masih hendak memintai penjelasan saksi- saksi yang pada waktu peristiwa terletak di posisi serta yang lain.

” Dikala ini masih proses penyelidikan serta sedangkan pelakon diprediksi IN,” ucapnya.

Terduga pelakon penembakan terhadap seseorang kontraktor tersebut, kata Hidayat, merupakan seseorang Pegawai Negara Sipil( PNS) di area Pemkab Majalengka.

Hidayatullah melaporkan pengusutan permasalahan itu berawal dari laporan korban.

” Kami masih melaksanakan penyidikan permasalahan pengeroyokan terhadap kerabat Panji,” kata Hidayatullah.

Hidayatullah melaporkan tempat peristiwa masalah( TKP) penganiayaan serta penembakan itu terjalin pada Minggu( 10/ 11) dekat jam 23. 30 Wib di depan ruko yang terletak di jalur Cigasong- Jatiwangi.

Bersumber pada pengecekan, Hidayatullah membeberkan kronologi pengeroyokan serta penembakan kontraktor itu.

” Awal mulanya korban ataupun pelapor melaksanakan penagihan kepada IN terpaut dengan salah satu pekerjaan proyek,” kata Hidayatullah.

Korban serta IN kemudian setuju berjumpa di depan ruko, jalur raya Cigasong- Jatiwangi, Minggu( 10/ 11) dekat jam 23. 30 Wib.

Dari penjelasan korban, kata Hidayat, terjadilah pengeroyokan serta penembakan yang menimpa tangannya.

Korban, kata Hidayat hadapi cedera tembakan yang diprediksi dicoba memakai senjata api dengan peluru karet.

” Buat dikala ini diprediksi cedera[yang dirasakan korban] akibat tembakan senjata api dengan peluru karet,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *