Mantan pemain Sriwijaya FC masih mengalami gejala saat pengambilan gaji yang diberikan manajemen PT SOM

Manajemen PT Sriwijaya Optimistic Mandiri (SOM) adalah subjek dari sesi pengukuhan di Pengadilan Kelas Satu Palembang setelah pengadilan pada hari Rabu oleh mantan pemain FC Sriwijaya (06/12 / 12). 2019).

Selama persidangan, terungkap bahwa PT SOM masih memiliki tunggakan gaji untuk tiga mantan pemain mereka, yaitu Marcko Sandy Maraudje, Sandi Firmansyah dan Mahammadou Alhadji, senilai Rs 60 juta.

Padahal, sebelumnya, PT SOM mengklaim telah membayar semua tunggakan gaji mantan pemain yang nilainya mencapai 3 miliar rupee.

Penasihat hukum Asosiasi Sepak Bola Profesional Indonesia (APPI) Jannes Silitonga mengatakan 28 pemain Sriwijaya FC telah digugat pada musim 2018. Namun, tiga dari mereka masih menunggak.

Jannes juga mengakui bahwa ia akan terus menuntut kliennya jika manajemen masih memiliki tunggakan.

“Jika ini terus berlanjut, ada kemungkinan bahwa Sriwijaya FC tidak akan dapat bersaing di Liga 2. 2019. Tetapi jika selesai dalam waktu dekat, Sriwijaya FC tentu saja masih akan bermain Liga 2 2019” Kata Jannes.

Dia juga yakin bahwa manajemen Sriwijaya FC dapat menyelesaikan tunggakannya dalam waktu dekat, sehingga surat perdamaian akan dikeluarkan untuk izin untuk memasuki kontes.

“Kami berharap bahwa pembayaran gaji tiga pemain akan selesai dengan cepat, Sriwijaya FC adalah tim yang hebat,” katanya.

Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid mengatakan, gaji ketiga pemain Sriwijaya FC belum dibayarkan musim lalu karena masalah administrasi.

“Semua gaji pemain telah dibayar untuk semua, tetapi masalahnya adalah ada perbedaan dalam tingkat verifikasi, mereka bekerja sampai tanggal 20, itu satu bulan, kami memiliki setengah bulan.” masalahnya, belum dibayar, “jelas Faisal.

Faisal juga meyakinkan bahwa masalahnya akan diselesaikan segera sebelum kick-off Ligue 2, pada 23 Juni 2019. “Dalam waktu dekat, ini sudah berakhir, mungkin satu atau dua hari,” katanya. dia menyatakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *