Massimo Moratti: Barcelona Urus Lionel Messi Seperti Ayah Pada Anaknya

Massimo Moratti: Barcelona Urus Lionel Messi Seperti Ayah Pada Anaknya

Moratti menceritakan kisah ketertarikan Inter pada Messi dan nyaris membawa pulang Pirlo dan Ibrahimovic ke Meazza.
Mantan presiden Inter Milan Massimo Moratti mengaku pernah menjajaki kemungkinan menggaet Lionel Messi dan Andres Iniesta ke Giuseppe Meazza.

Di waktu bersamaan, Moratti juga menjelaskan Andrea Pirlo dan Zlatan Ibrahimovic nyaris berkostum Nerazzurri lagi.

Cerita Inter meminati Messi dikatakan bergulir di sepanjang karier sang superstar. Pendakatan La Beneamata pada Messi sudah dimulai jauh sebelum dia mengukuhkan diri sebagai icon di Camp Nou.

“Kami mulai memantau perkembangan Messi di Piala Dunia U-18,” buka Moratti di Corriere della Sera.

“Kami memulai misi di Spanyol. Pemantau bakat Inter melaporkan soal kesehatan Messi dan komitmen Barcelona, dedikasi kuat mereka untuk memecahkan masalah.”

“Saya kemudian mengatakan, lupakan saja. Saya bersumpah, Barcelona mengurus Messi seperti ayah pada anaknya.”

Moratti juga mengaku menyerah merayu Iniesta untuk datang ke Italia. “Kegagalan pembelian? Ada nama Iniesta.”

“Negosiasi ini cepat terhenti, bukan dari pemain karena kami bahkan tidak dapat mendekatinya. Saya bertemu dengan manajemen Barcelona, ketika itu kami punya kekuatan finansial.”

“Kami membahas banyak pemain tetapi ketika menyebut nama Iniesta, sikap mereka berubah secara drastis. Saya bisa saja memberi mereka penawaran tetapi tidak ada gunanya. Barcelona tidak mungkin menjual Iniesta.”

Inter pada akhirnya tidak pernah bisa memboyong Messi dan Iniesta ke Meazza namun mereka juga kehilangan kesempatan membawa pulang Zlatan Ibrahimovic dan Andrea Pirlo.

“Pirlo. Dia meninggalkan Milan ke Juventus. Ada satu kesempatan untum membawanya pulang ke Inter, tetapi tidak pernah berhasil,” lanjutnya.

“Ibrahimovic? Ketika meninggalkan Barcelona sebelum bergabung Milan, dia menghubungi saya. Dia mengaku berada di tahap awal negosiasi. Ini sebuah gestur yang sangat saya hormati.”

“Ketika itu dia mengatakan, jika Inter ikut mengajukan tawaran, dia mungkin akan memilih kami. Tetapi itu semua sudah berlalu dan kami tidak bisa memaksakan kehendak.”

Sumber: Goal.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *