Mobil hybrid Toyota Prius Kini Digunakan Sebagai Transportasi Taksi Online

Kasus PositifMeninggal DuniaSembuh
Indonesia5794930
Seluruh Dunia341,52614,74899,040
Data per 23 Maret 2020 pukul 15.45 WIB. Sumber: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, WHO.

Mobil hybrid Toyota Prius Kini Digunakan Sebagai Transportasi Taksi Online

Toyota- Astra Motor( TAM) menghadirkan secara formal pada Selasa( 17/ 3) Prius Plug- in Hybrid Electric Vehicle( PHEV) yang bakal dijadikan taksi online. Prius meramaikan taksi berbasis teknologi listrik di Indonesia sehabis Tesla Model X oleh Blue Bird serta Hyundai Ioniq oleh Grab.

Beda dari Model X serta Ioniq yang ialah mobil murni listrik, Prius merupakan plug- in hybrid yang maksudnya baterai dapat dicas eksternal memakai colokan, bukan hanya diisi ulang oleh mesin konvensional.

Dalam penjelasan formal Vice President Director TAM Henry Tanoto berkata kedatangan Prius PHEV ialah misi industri memperluas jajaran kendaraan rendah emisi di Indonesia. Tadinya Prius, TAM telah menjual model hybrid C- HR, Camry, Alphard, serta Corolla Altis.

” Toyota hendak memperluas pasar kendaraan elektrifikasi, baik lewat kedatangan produk baru ataupun lewat program buat memopulerkan mobil elektrifikasi di Indonesia,” kata Henry.

Prius PHEV yang dihadirkan utuh( CBU) dari Jepang ini ditopang mesin 2ZR- FXE, 1. 800 cc dengan semburan tenaga 96, 6 hp serta 142 Nm. Sebaliknya baterainya mengenakan Lithium- Ion yang terdiri dari 95 sel.

Satu sel mempunyai 3, 7 V, sehingga secara totalitas sanggup menciptakan listrik 315, 5 V. Baterai total berkapasitas 8, 8 kW yang apabila terisi penuh dapat dipakai buat berkendara fashion murni listrik sepanjang 68, 2 kilometer.

Buat mengisi baterai sampai penuh dikatakan perlu waktu 2 jam 20 menit mengenakan tegangan 220 V/ 16 A.

Bodi Prius PHEV dirancang memakai platform Toyota New Global Architecture( TNGA). Fitur keselamatan yang dimilikinya ialah Toyota Safety Sense( TSS), Blind Spot Monitor( BSM), Hill- Start Assist Control( HSA), Rear Cross Traffic Alert( RCTA), Tire Pressure Warning System, serta Vehicle Stability Control( VSC).

Tidak Dijual Retail

Direktur Marketing TAM Anton Jimmi Suwandy berkata buat sedangkan Prius PHEV tidak dijual retail, maksudnya tidak dapat dibeli konsumen. Bagi Anton pemasaran dicoba dengan skema kerja sama fleet.

Kerja sama awal Toyota memasarkan Prius PHEV dicoba bersama Gofleet, industri patungan induk TAM, Astra International, dengan Gojek. Anton bilang telah 5 unit yang dibeli GoFleet, harga satuannya diucap Rp884 juta.

Astra International ialah salah satu investor besar Gojek, sepanjang ini pendanaan telah menggapai dekat Rp3, 5 triliun. Gofleet merupakan salah satu bentuk hasil investasi itu, industri ini menyewakan mobil kepada mitra Gojek buat pembedahan Gocar.

” Kami berharap lewat kedatangan Prius PHEV yang dimulai dengan kerja sama bersama Gofleet bagaikan industri penyedia serta pengelola kendaraan buat mitra driver transportasi online ini hendak terus menjadi mempopulerkan kendaraan elektrifikasi,” kata Anton.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *