Pasangan suami istri asal Tasik Malaya memamerkan hubungan seks dan di jerat pasal Pornografi

Pasangan dengan inisial E (25) dan L (24), yang diduga mengungkap adegan hubungan seksual dengan beberapa anak, ditangkap oleh polisi Kota Tasikmalaya di Jawa Barat pada Senin (17 Juni).

Pasangan itu sekarang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Ya, kami menangkapnya,” kata kepala polisi dari Unit Investigasi Kriminal Kepolisian Kota Tasikmalaya kepada Wakil Komisaris Dadang Sudiantoro di CNNIndonesia.com, Selasa.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, tindakan pasangan itu dimulai ketika salah satu bocah lelaki di lingkungannya, yang berusia sekitar 12 tahun, menyatakan keinginan untuk menonton film dewasa selama Ramadhan terakhir.

E dan L kemudian bereaksi dengan mengundang bocah itu menonton mereka berhubungan seks dengan syarat membayar Rp5.000 atau dengan mie instan, kopi, dan rokok.

Bocah itu kemudian setuju dan kemudian mengundang sekitar lima rekannya ke dalam rumah yang ditempati oleh E dan L. Mereka menyaksikan pasangan itu berinteraksi dari jendela.

Acara ini akhirnya terungkap setelah salah satu anak meminta guru untuk mengajarkannya.

Mengenai proses penangkapan, Dadang menjelaskan bahwa pihaknya pertama kali melakukan penyelidikan setelah menerima informasi tentang kegiatan pasangan.

Namun, pasangan itu segera menyerah kepada polisi Kadipaten pada Senin (17 Juni), yang kemudian diserahkan ke Kantor Polisi Kota Tasikmalaya untuk diproses lebih lanjut.

Dadang menggugat, partainya menjebak pasangan itu dengan Pasal 36 UU No. 44 tahun 2008 yang mengatur pornografi kriminal dengan hukuman penjara maksimal 10 tahun atau maksimal 5 miliar rupee.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *