Pemkot Palembang Enggan Membayar Listrik, Perkara Jalur LRT Gelap

Pemkot Palembang Enggan Membayar Listrik, Perkara Jalur LRT Gelap

Pemerintah Kota Palembang Menolak Bayar Listrik untuk Penerangan Jalan Umum (PJU)

Pemerintah kota berpendapat bahwa Waskita Karya, sebagai subkontraktor TLR di Sumatera Selatan, belum menyerahkan aset, jadi itu bukan tanggung jawab mereka.

Kepala Area Perumahan dan Permukiman Kota Palembang, Erwani, mengatakan partainya sering mencoba berkoordinasi dengan Waskita Karya untuk membahas transfer aset. Namun pihaknya belum pernah menerima jawaban.

“Saya sering memanggil Waskita Karya, tetapi mereka tidak pernah disebutkan namanya, dan setelah kejadian ini, mereka tiba-tiba meminta pemerintah kota untuk bertanggung jawab dengan alasan kepentingan umum. ‘Kesepakatan mengenai aset, ini tidak bisa langsung,’ kata Erwani, Rabu (3/7).

Erwani mengatakan kesepakatan aset harus diprioritaskan karena pembayaran tagihan tergantung pada perjanjian transfer aset. Kejadian ini bisa dihindari, katanya, jika ada komunikasi antara masing-masing pihak yang berkepentingan

“Masalah pembayaran tunggakan akan, yang penting sekarang adalah memberikannya kepada pemerintah kota, lalu kita bayar tagihan berikutnya, bisa dianggarkan dari uang pemerintah. Soal, soal tunggakan, yang penting sekarang lagi, “kata Erwani.

Hingga saat ini, Waskita Karya belum menanggapi masalah tunggakan listrik, yang mencapai 189 juta rand.

Sementara itu, petugas komunikasi PT PLN, WS2JB Bakri, mengkonfirmasi penyelenggaraan pertemuan antara PLN, Waskita Karya dan pemerintah Kota Palembang. Atas dasar hasil pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Palembang sepakat untuk membayar tunggakan setelah transfer.

Bakri menjelaskan bahwa setelah pembayaran dari pemerintah kota Palembang, listrik untuk penerangan di bawah jalur trem akan dipulihkan.

“Kemarin sore, kendali bersama LRT PJU digunakan sebagai dasar untuk transfer Waskita Karya ke pemerintah kota Palembang dan berharap malam ini PJU akan dapat hidup kembali,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *