Pencarian Helikopter di Papua Terhenti Karena Kabut Tebal

Angkatan Darat sedang mencari helikopter MI-7 yang telah kehilangan kontak di Oksibil, Papua, sejak Jumat (28/6). Kapendam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf. Muhammad Aidi mengatakan bahwa pencarian baru dilakukan oleh darat oleh personil TNI.

Pencarian Helikopter di Papua Terhenti Karena Kabut Tebal

“Saluran udara dibatasi oleh cuaca, kabutnya tebal,” kata Aidi kepada Detikmania.com, Sabtu (29/06).

Aidi mengatakan pencarian darat dilakukan sejak 5:30 WITA. Pencarian dilakukan pada dua lagu, baik di Oksibil dan Sentani. Pencarian di Oksibil, dilakukan ke utara untuk jarak 6 hingga 7 mil, berdasarkan informasi bandara terbaru dengan pilot helikopter.

Aidi mengatakan sekitar 200 orang di dua unit tingkat perusahaan (SSK) telah dikerahkan untuk mengoptimalkan penelitian. Staf TNI juga dibantu oleh anggota polisi, tim Basarnas dan sukarelawan.

“SSK di Oksibil, SSK di Sentani, kami sedang mempersiapkan CN25 untuk membantu penelitian,” katanya.

Menurut informasi yang dilaporkan sebelumnya, helikopter MI-7 milik tentara hilang selama misi transportasi logistik dari Bandara Oksibil ke Bandara Sentani di Papua.

Pesawat ini awalnya dipanggil pukul 11:44 pagi WIT dan kedatangannya di tujuan diperkirakan pukul 13:11 WIT. Tetapi pada 11:49, helikopter kehilangan kontak. Saat itu, helikopter berada di ketinggian 7.800 kaki.

Kontak helikopter yang hilang membawa 12 orang, 7 anggota awak dan 5 personel dari Satuan Tugas Yonif 725 / Woroagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *