Petugas Medis Kendari Diisolasi karena menangani kasus corona 19

Kasus PositifMeninggal DuniaSembuh
Indonesia5794930
Seluruh Dunia341,52614,74899,040
Data per 23 Maret 2020 pukul 15.45 WIB. Sumber: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, WHO.

Detikmania – Sebanyak 35 tenaga medis yang terdiri dari empat dokter dan 31 perawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Bahteramas Kendari diisolasi. Mereka sebelumnya pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 akibat infeksi virus corona SARS-COV-2.

Para petugas medis ini sebelumnya bertugas di instalasi gawat darurat (IGD) dan sempat menerima tiga pasien yang dinyatakan positif corona. Akibat isolasi ini, layanan IGD di RS tersebut sempat terhenti.

“Akibat isolasi petugas IGD ini, maka banyak pegawai yang tak kerja sehingga dianggap mogok. Kabar mogok itu tidak benar,” jelasnya melalui pesan Whatsappanya, Sabtu (21/3).

Plt Direktur RSU Bahteramas dr Sjarif Subijakto mengaku, 35 petugas medis ini diisolasi di tempat berbeda. Sebanyak 17 orang diisolasi di rumah masing-masing. Sedangkan sisanya diisolasi di dua ruang berbeda di VVIP RSU Bahteramas Kendari.

Ia menyebut, isolasi ini sebagai langkah social distansing terhadap petugas medis yang pernah kontak dengan pasien agar tidak bertemu langsung dengan keluarga atau masyarakat sekitarnya.

“Mereka ini diisolasi di gedung VIP dengan satu ruangan khusus perempuan dan satunya lagi untuk laki-laki,” bebernya.

Berdasarkan informasi terbaru, secara umum para petugas medis yang diisolasi dalam kondisi sehat. Namun ada beberapa yang mengeluh mengalami flu ringan.

Para petugas dengan kondisi sehat diperbolehkan untuk bekerja kembali. Namun bagi yang sakit diminta beristrahat.

Menyikapi kasus ini, RS Bahteramas kini membuat dua loket IGD. Satu loket khusus untuk pasien dengan ciri terinfeksi virus corona, sementara loket lain untuk pasien umum.

Sejauh ini, RSU Bahteramas Kendari tengah merawat 3 pasien positif corona. Selain itu, ada dua pasien lainnya yang juga diisolasi namun belum diketahui positif corona atau tidak.

Selain PDP, RSU Bahteramas juga sementara memantau tiga orang dalam pemantauan (ODP).

Di RSU Bahteramas baru terdapat satu ruang isolasi dengan 12 tempat tidur. Rencananya, Pemprov Sultra akan membangun satu gedung isolasi yang akan dikerjakan dalam sebulan ke depan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *