Polisi menangkap pria yang mencuri senjata brimob dan uang saat aksi 22 Mei

Polisi menangkap seorang pria dengan inisial SJ alias VJ karena perampokan, perusakan dan penyalahgunaan senjata api selama kerusuhan 22 Mei di Slipi, Jakarta Barat.

Argo Yuwono, kepala humas Kepolisian Daerah Metropolitan Jaya, mengatakan Argo Yuwono, SJ ditangkap kemarin di rumahnya di daerah Bekasi, Jawa Barat.

Berdasarkan hasil video surveillance di sekitar tempat kejadian (TKP), SJ diketahui merusak jendela mobil parkir Brimob.

“SJ kemudian mencuri tas yang berisi senjata api Glock 17 dan tas yang berisi uang dari mobil Brimob,” kata Argo dalam pernyataan tertulis, Rabu (6/12/2019).

Selama penangkapannya, polisi memperoleh sejumlah bukti, termasuk senjata Glock 17, cincin emas, kalung emas, gelang emas, dan 1.135.000 rupee tunai.

“Selama penangkapannya, penulis mengaku mengambil tas berisi 50 juta rupee, kartu keanggotaan (Brimob) dan senjata api dari kendaraan brigade seluler yang dirusak oleh pelaku dan massa (kerusuhan) 22 Mei), “kata Argo.

Argo mengungkapkan, SJ menggunakan uang curian untuk melunasi hutang dan membeli emas.

Sementara itu, bukti lain seperti tas, kartu ATM dan kartu keanggotaan Brimob dibakar untuk menghilangkan bukti.

SJ tertangkap dalam Pasal 1 (1) UU No. 12 Tahun 1951 tentang Hukum Darurat dan Pasal 363 KUHP dan Pasal 170 KUHP. hukum pidana yang berkaitan dengan tindak pidana pencurian dengan memperparah dan menghancurkan atau menyalahgunakan senjata api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *