Prabowo ‘Tak Sentuh’ Jokowi, Menyerang para Pembisik-Pendukung 3 Kali

Dalam debat keempat Pilpres 2019, capres penantang Prabowo Subianto sama sekali tidak ‘menyentuh’ Joko Widodo (Jokowi). Prabowo memilih menyerang para pembisik calon presiden petahana itu.

Debat keempat Pilpres 2019 diselenggarakan di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Selama debat berlangsung, Prabowo lebih banyak menyoroti orang-orang di sekitar Jokowi.

Dalam catatan detikcom, tiga kali Prabowo menyerang para pembisik dan pendukung Jokowi. Bahkan, ketika menyinggung nama Jokowi, beberapa kali Prabowo terlebih dahulu menyampaikan maaf.

“Saya ingin bertanya apakah Pak Jokowi tahu ada pendukung Pak Jokowi menuduh yang tidak tepat kepada saya,” tutur Prabowo.

“Seolah-olah saya membela khilafah, seolah-olah saya melarang tahlilan dan sebagainya. Ini tak masuk akal,” ucap Prabowo.

Prabowo lanjut menyentil para pembisik Jokowi, terutama di bidang pertahanan. Dia menyindir orang-orang di sekitar Jokowi yang menurutnya menerapkan budaya ‘asal bapak senang’.

“Jadi masalah pertahanan keamanan ini saya kira, maaf Pak Jokowi, mungkin Pak Jokowi dapat briefing-briefing yang yang kurang tepat. Tadi Rp 107 triliun itu ya 5 persen dari APBN kita, 0,8 persen dari GDP kita,” sebut Prabowo.

 

Saat Prabowo mengungkap adanya pejabat yang menggerakkan aparat untuk membantu salah satu kontestan, Prabowo juga menyebut kata maaf ke Jokowi.
“Maaf Pak, ya ini saya harus menyampaikan ya, bahwa bapak komit kepada demokrasi, saya tahu itu tetapi maaf, bocor di mana-mana surat surat dari pejabat-pejabat Bapak yang memerintahkan penggunaan aparat untuk membantu salah satu kontestan dalam pemilihan,” ujar Prabowo.
Prabowo kembali menyindir soal ABS. Sembari kembali meminta maaf bahwa suaranya agak keras, dia ingin Jokowi tidak termakan laporan ABS.
“Kadang-kadang, maaf, Pak, suara keras suara saya ini setengah Banyumas, setengah Minahasa, Pak. Bapak kan Solo, halus, jadi kalau kalau Banyumas ini apa itu Bataknya orang Jawa. Ini closing statement kok kayak begini. Jadi bagaimana gitu pokoknya percaya Pak saya juga demikian saya hormat dengan Bapak saya baik dengan Bapak. Ya kita berbeda, tapi maaf, Pak, hati-hati, Pak, yang ABS sama Bapak itu loh saya ini kenal banyak presiden, Pak,” ujar Prabowo.
“Pak Harto saya kenal, Pak Habibie. Dan sudah lama jadi orang Indonesia terlalu banyak pak ABS ‘bagus pak bagus pak’. Tapi saya juga yakinkan Bapak saya tetap bersahabat. Tokoh-tokoh semua sahabat saya, Pak, Ibu Mega, Mbak Yenny, semua sahabat sahabat saya, Mas Pram,” imbuhnya.
Sources : Detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *