Rupiah kembali melemah ke Rp 14.145

Rupiah kembali melemah ke Rp 14.145

Nilai tukar rupiah berada di posisi 14.145 rupee menjadi satu dolar AS pada perdagangan Jumat (5/7) pagi. Posisi melemah sebesar 0,07% dibandingkan dengan perdagangan pada Kamis (4/7) kemarin di level Rp14.134 per dolar AS.

Pagi ini, sebagian besar mata uang utama Asia melemah terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia turun 0,03%, yen Jepang melemah 0,04% dan won Korea Selatan melemah 0,16%.

Ada juga mata uang yang menguat terhadap dolar AS, seperti dolar Singapura 0,01% dan baht Thailand 0,02%. Di sisi lain, peso Filipina dan dolar Hong Kong berada dalam posisi stagnan terhadap dolar AS pagi ini.

Pada saat yang sama, pergerakan mata uang negara-negara maju agak berbeda dengan dolar AS. Euro kehilangan 0,03%, sementara pound Inggris dan dolar Australia naik 0,01% dan 0,07% masing-masing.

PT President Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan bahwa pelaku pasar benar-benar mengantisipasi rilis data ketenagakerjaan AS malam itu. Karena kami berharap hasilnya akan membaik. Perbaikan dapat mendorong bank sentral AS, The Fed, untuk mempertahankan suku bunga utamanya.

Kemarin, pusat penelitian ADP mengumumkan bahwa 102.000 warga AS dipekerjakan bulan lalu. Pada saat yang sama, konsensus analis memperkirakan bahwa 160.000 orang tambahan bekerja bulan lalu.

“Tetapi di sisi lain, memang benar bahwa ekonomi AS melambat, sehingga perlu stimulus dalam bentuk pengurangan suku bunga acuan,” kata Ibrahim, Jumat. (5/7).

Selebihnya, rupiah juga dibayangi oleh ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat dan negara-negara lain. Sekarang, ekonomi AS memasuki fase baru setelah Presiden AS Donald Trump menuduh Cina dan Eropa terus menyuntikkan uang ke negara mereka dengan memanipulasi mata uang asing.

“Dengan demikian, transaksi mungkin akan terus melemah dan akan diperdagangkan pada level Rp14.105 menjadi Rp14.175 untuk satu dolar AS,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *