Warga Menolak Jasad Pelaku Bom Medan Dikubur

Warga Menolak Jasad Pelaku Bom Medan Dikubur

Jenazah RMN( 24) alias Dedek terduga pelakon bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan dimakamkan di Tempat Pemakaman Universal( TPU) Sei Sikambing di Jalur Gatot Subroto, Medan pada Senin( 18/ 11) malam.

Jenazah RMN hingga di rumah duka di Jalur Jangka, Gang Tentram, dekat jam 18. 45 Wib buat setelah itu disalatkan di Musala Taqwa.

” Usai disalatkan, jasad RMN setelah itu langsung dibawa ke posisi pemakaman di TPU Sei Sikambing Jalur Gatot Subroto Medan,” kata Kepala Area( Kepling) III Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Ardiansyah Putra.

Pemakaman dihadiri oleh bapak serta kerabat mendiang Dedek. Puluhan masyarakat pula nampak ikut membawakan RMN ke peristirahatan terakhirnya.

” Pemakaman ini disegerakan atas permintaan keluarga serta masyarakat. Apapun permasalahan ia, senantiasa( wajib) dilaksanakan pemakaman, fardu kifayahnya,” ungkap Putra.

Proses pemakaman berlangsung sehabis pernah menemukan penolakan dari sekelompok massa yang menggelar aksi unjuk rasa di posisi TPU Sei Sikambing.

Terpaut penolakan masyarakat, Putra memperhitungkan perihal tersebut bagaikan perihal yang sah- sah saja. Dia memperhitungkan perihal itu bergantung gimana menyikapinya.

” Berhubung pelakunya manusia hingga seperti dikubur bagaikan manusia dengan baik. Sebab ia beragama Islam kita kuburkan secara Islam. Dalam perihal ini kita cuma menjembataninya( saja),” ucapnya.

Mewakili pihak keluarga, Putra mengantarkan permohonan maaf sebesar- besarnya paling utama kepada keluarga korban, pemerintah serta segala warga jika almarhum telah melaksanakan perihal yang tidak benar.

” Mudah- mudahan kejadian ini tidak lagi wajib terulang ke depannya. Kita( memanglah) sangat menyayangkan jalur yang diambilnya,” ucapnya.

Putra berkata sepanjang ini masyarakat Jalur Nangka memahami mendiang bagaikan laki- laki baik di area. Tetapi belum lama perilakunya berganti.

” Ia berganti sehabis berumah tangga,” ucapnya.

Ledakan pada Rabu( 13/ 11) dekat jam 08. 45 Wib di Mapolrestabes Medan engakibatkan 6 korban terluka, tiap- tiap 4 polisi, satu pegawai setiap hari lepas( PHL), serta satu masyarakat sipil. Polri semula menyebut RMN bagaikan pelakon lone wolf. Tetapi setelah itu diralat serta menyebutnya bagaikan bagian dari JAD Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *